Archive for May 16th, 2008

16
May
08

Berinteraksi Dengan Al-Qur’an

Oleh: Syarifuddin Mustafa, MA

Mentadabburi Al-Quran merupakan kewajiban dan berinteraksi dengannya merupakan sesuatu keharusan sedangkan hidup di bawah naungannya merupakan kenikmatan yang tidak dapat dimiliki kecuali orang yang dapat merasakannya, kenikmatan yang memberikan keberkahan hidup, mengangkat dan mensucikannya… hal ini tidak akan dirasakan kecuali bagi siapa yang benar-benar hidup di bawah naungannya, merasakan berbagai kenikmatan yang bisa dirasakan, mengambil dari apa yang dapat diraih; kelembutan, kebahagiaan, ketenangan, ketenteraman, kenyamanan dan kelapangan. (lihat mukadimah penerbit dari Fi Zhilalil Quran dan Biodata Sayyid Quthub pada surat Al-A’raf)

Di sini kami ingin memberikan kepada pembaca yang budiman ungkapan-ungkapan yang baik dan bermutu tentang pengalaman nyata yang dilalui dan dirasakan oleh seorang pemikir muslim kontemporer Asy-Syahid Sayyid Quthub yang direkam dalam kitabnya Fi Zhilal Al-Quran, kami akan meringkas ungkapan-ungkapan tersebut sesuai dengan kebutuhan zaman dan dapat memberikan penerangan bagi para pembaca jalan yang benar dalam rangka mentadabburi Al-Quran dan memahaminya, menelaah teori yang benar dalam berinteraksi dengan Al-Quran, hidup di bawah naungannya.

Teori ini harus diketahui oleh kaum muslimin, agar mereka dapat memahami kunci pergerakan guna membuka rahasia-rahasia pergerakan Al-Quran yang sangat berharga. Continue reading ‘Berinteraksi Dengan Al-Qur’an’

16
May
08

Imunitas Mematikan: Kontroversi Vaksin

Beberapa waktu lalu, saya mendengar dari sebuah acara di radio yang mengatakan bahwa vaksin, sebenarnya adalah bahan ‘buangan’ dari negara2 kaya ke dunia ketiga. Artinya, jika mereka saja ‘membuangnya’, lalu maukah kita bersedia menerima ‘limbah’? Selain itu, menurut saya pemberian vaksin di Indonesia terkesan dipaksakan, setiap tahun ada pekan imunisasi nasional (pin), yang seolah-olah hukumnya wajib. Karena penasaran, saya menelusuri beberapa situs yang bisa dijadikan referensi, dan berikut salah satu hasilnya…


Why You Should Avoid Taking Vaccines

Dr. James Howenstine, MD.

Dr. James R. Shannon, former director of the National institute of health declared, “the only safe vaccine is one that is never used.”
Cowpox vaccine was believed able to immunize people against smallpox. At the time this vaccine was introduced, there was already a decline in the number of cases of smallpox. Japan introduced compulsory vaccination in 1872. In 1892 there were 165,774 cases of smallpox with 29,979 deaths despite the vaccination program. A stringent compulsory smallpox vaccine program, which prosecuted those refusing the vaccine, was instituted in England in 1867. Within 4 years 97.5 % of persons between 2 and 50 had been vaccinated. The following year England experienced the worst smallpox epidemic[1] in its history with 44,840 deaths. Between 1871 and 1880 the incidence of smallpox escalated from 28 to 46 per 100,000. The smallpox vaccine does not work. Continue reading ‘Imunitas Mematikan: Kontroversi Vaksin’

16
May
08

Momentum Kebangkitan Nasional yang Memalukan!

eramuslim.com

Di berbagai media, di tengah kesulitan hidup yang kian melilit rakyat, di tengah kemiskinan yang kian menjadi, di tengah keputus-asaan rakyat banyak yang kian membuncah, di tengah himpitan kemelaratan, di tengah pesta korupsi dan mark-up anggaran negara (baca: uang rakyat) yang dilakukan para pejabat negara, memasuki bulan Mei 2008 bangsa ini dicekoki dengan ‘Momentum 1 Abad Kebangkitan Nasional’. Hal ini tentunya dikaitkan dengan berdirinya organisasi Boedhi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908.

Jika salah satu syair dari Taufiq Ismail berjudul “Malu Aku Jadi Orang Indonesia’, maka sekarang ini judul syair tersebut bertambah relevan. Betapa memalukannya sebuah bangsa yang katanya besar ternyata masih saja salah menetapkan tonggak kebangkitannya sendiri. Dan parahnya, hal ini ternyata didukung oleh tokoh-tokoh dan partai Islam yang seharusnya menjadi agen pencerahan bangsa.

Misal salah satunya, sebuah partai politik Islam besar akhir April lalu memasang sebuah iklan hitam putih seperempat halaman di sebuah harian ternama nasional. Continue reading ‘Momentum Kebangkitan Nasional yang Memalukan!’