Archive for May 22nd, 2008

22
May
08

TERIMALAH ALLAH DALAM HIDUPMU

Ini adalah pesan kedamaian, pesan keselamatan. Ini adalah pesan mengenai pembebasan dari perbudakan pada materi duniawi yang terus mengguncang jiwa dengan kekhawatiran dan kesedihan. Ini adalah pesan dari Zat satu-satunya yang mengendalikan segala sesuatu, Dia memanggilmu, wahai manusia, menghambalah engkau padaNYA.

Serahkanlah dirimu kepadaNYA dan tenanglah. Buatlah semboyan hidupmu adalah ‘La ilaha illa Allah’ (tidak ada tuhan melainkan Allah). Dengan semboyan ini, engkau merasakan kapasitasmu sebagai makhluk yang diberi kemampuan terbatas. Engkau merasakan segala yang ada di alam raya ini adalah milikNYA dan apapun yang Dia inginkan akan terjadi dengan cara dan waktu yang Dia kehendaki. Engkau merasakan dirimu diciptakanNYA dengan cara sesuai kehendakNYA:

(Dialah yang membentuk kamu dalam rahim menurut yang Dia kehendaki. Tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Perkasa Maha Bijaksana) (Ali Imran 3:6)

Disamping kekuatanNYA yang tiada batas untuk berbuat apa saja sesuai kehendakNYA, engkau memperhatikan bahwa Dia menciptakan segala sesuatu dengan sempurna, menciptakanmu dan semua yang engkau lihat di sekelilingmu dengan keindahan. Continue reading ‘TERIMALAH ALLAH DALAM HIDUPMU’

22
May
08

KAU DAN AKU

Dan raguku pun bertahan; tegak menghempas hujan

Disini ada kabut merah; ada bara dalam pekat asap

Ingin ku berlari, jauh; meninggalkanmu tercabik rindu

Jernihkan air diatas endapan pasir; cinta, akankah terkubur mati

Ataukah berlagak seperti murai dalam sangkar;

Yang inginkan bebas meski tiada celah keluar

Dan rasa itu belum mampu kutebas; dalam ragu ku terdiam

Sesaat ku berontak; dalam kata terselip perlawanan Continue reading ‘KAU DAN AKU’

22
May
08

Suara dari Dasar Hati

Aku muak melihat

Kapitalisme yang hanya pantas ada dalam rongga tong sampah zaman

Menjadi bahan baku penggerak ekonomi di masaku

Sistem usang itu membunuh jutaan manusia yang tak tahu

Malu aku menyaksikan pemimpin negeriku

Bersekutu dengan para pembunuh itu

Menjadikan mereka yang tidur di tepi jalan

Mereka yang sakit menahan lapar

Yang bertarung dalam derasnya arus dunia nyata

Alas kaki yang diseret kesana kemari

Terinjak tak mampu bergerak

Karena ada tombak kekuasaan yang siap menusuk

Saat ada harta, tentara dan kuasa

Dunia bergerak menuruti perintahmu Continue reading ‘Suara dari Dasar Hati’

22
May
08

Langkah di Ujung Waktu

Jika kata-kata mampu membungkam sejarah

Tiada yang bisa bertumpu tegak mengusung kebenaran

Peristiwa akan lebih lantang berbicara

Menghapus kedustaan hingga tak berjejak

Di dunia yang penuh sesak dengan peristiwa ini

Adakah usiaku mampu menutup peranku disini

Adakah ia mampu menebas pemborosan waktu

Ataukah ia membuatku menjadi debu

Menyingkir dan terkapar di sudut sejarah

Aku tidak memiliki pilihan yang lebih menyejukkan

Jiwaku mengangkasa, termuati asa, tiada terkira

Aku tidak ingin berhenti, terpuruk, terlindas waktu

Aku ingin berlari sambut rengkuhan kasih nan damai

Bersama detik-detik hari,

Aku ingin seindah rekahan fajar