Dalam satu sisi dunia yang terbelah..
Melayang diantara mimpi dan kenyataan
Seperti puffin yang mencoba mengangkasa
Terbang dengan sayap sebelah
Tertabrak awan dan meluncur ke bumi
Menukik paruhnya di tanah basah
Menunda riang cerecau hingga penghujung pagi
Belajar mengasah keseimbangan diri
Menyambut binar wajah mentari
Mengulas senyum menutup perih dalam hati
Mereka tak pernah mengerti..
Perjalanan ini adalah untuk menghiasi awal hari
0 Responses to “Titel yang terpinggirkan”