22
May
08

KAU DAN AKU

Dan raguku pun bertahan; tegak menghempas hujan

Disini ada kabut merah; ada bara dalam pekat asap

Ingin ku berlari, jauh; meninggalkanmu tercabik rindu

Jernihkan air diatas endapan pasir; cinta, akankah terkubur mati

Ataukah berlagak seperti murai dalam sangkar;

Yang inginkan bebas meski tiada celah keluar

Dan rasa itu belum mampu kutebas; dalam ragu ku terdiam

Sesaat ku berontak; dalam kata terselip perlawanan

Sejenak kutusuk dia; cinta, sebenarnya dia ada

Terduduk ku sendiri; kulihat langit tetap cerah

Mungkin kau terus melangkah; teruslah kau berjalan

Diatas titian tertuntun cahaya; gelap kan menepi

Mungkin kau kan temukan aku, disisni; di titian ini

Mungkin kan terulur tanganmu; membawaku melaju

Menjadi teman selalu dekat percepat langkah

Engkau dan aku didalam cahaya; pendarkan warna kedamaian

Berpegang pada janji; ada cinta yang semakin menjulang

Tumbuh dari akar yang terhunjam; dalam dasar jiwa

Mungkin kau akan temukan selainku; resapkan dia dalam hatimu

Ikat jiwa itu dengan cinta tertinggi; cinta pada pemilik jiwa yang sesungguhnya

Jangan biarkan dia layu; tak tercukupi oleh siraman cinta sisa manusia

Laksana tangkai yang kokoh menopang kuncup yang kan menjadi bunga

Hingga wanginya sampai ke taman firdausi

Dan beginilah suasana; masih disini, tetap disa

na, engkau dan aku


0 Responses to “KAU DAN AKU”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: