21
Jun
08

Apa yang bisa kulakukan untuk islam?

Karena kuyakin Islam adalah karunia Allah yang terbesar bagi alam raya seisinya. Dengannya, dunia akan makmur, karena Islam membawa setiap hal yang sesuai dengan fitrah setiap makhluk, baik yang mati maupun bernyawa. Islam memiliki satu sumber. Kehidupan di alam semesta ini berasal dari sumber yang sama. Sumber segala sesuatu itu adalah sama. Ia adalah satu, Allah Yang Maha Tinggi. Tidak ada sesuatu yang menyerupai, apalagi menyaingiNya. Untuk itu, Ia Yang Maha kuasa menurunkan undang-undang untuk mengatur seluruh ciptaanNya. Manusia, dengan kehendakNya, telah dimuliakan untuk memanggul tanggung jawab terbesar dan utama, amanah untuk mengelola bumi seisinya. Amanah yang telah ditawarkan kepada gunung, tapi mereka menolak.mandat yang ditawarkan kepada bumi, namun bumipun tidak menyanggupi. Betapa berat amanah ini. Dan manusia yang tidak sehebat bumi, tidak sekokoh gununung, berani menerimanya. Sungguh, betapa ceroboh dan sombongnya manusia. Tapi Allah memang Maha Adil. Manusia tidak begitu saja dilepas tanpa dibekali perangkat untuk melaksanakan tugas beratnya di bumi. Allah memberi manusia akal. Allah menganugerahi fisik yang sempurna bagi manusia. Allah menganugerahi hati nurani. Semua itu adah pemberian paling berharga.

Aku sesosok manusia. Aku lemah di satu sisi, namun aku juga punya potensi. Akankah kubiarkan kelemahanku mengubur potensi dalam diri? Sekali-kali tidak! Aku tidak mau menjadi debu. Aku ingin memiliki manfaat yang bisa dipetik. Manfaat yang sesuai dengan aturan. Aturan universal yang diciptakan oleh sumber dari segala sumber kehidupan.

Lalu, apa yang bisa kuperbuat? Apa yang bisa kuberikan untuk kebaikan umat? Adakah kekuatan yang terpendam dalam diri ini untuk mengubah.. adakah kemampuan tersembunyi yang membantu orang-orang untuk menjadi lebih baik, lebih sadar untuk dekat kepada Allah? Bilakah kata-kata ini bermakna? Sekarang aku punya kata.. sekarang aku punya senyum.. sekarang aku punya tangan, kaki, telinga.. aku ingin memfungsikan semuanya.

Ternyata kekuatan itu ada disini. Hati yang tidak tertutup noda-noda kenistaan. Darinya kekuatan itu terpancar dalam jasad yang secara dzahir bisa dilihat. Tindakan dzahir itulah kekuatan. Itulah representasi siapa kta. Tindakan itulah penerjemah nyata kekuatan kita. Keteladanan. Ya, keteladanan. Bukan sekedar kata. Kata-kata yang hanya akan kuat dan bermakna jika telah menjadi model darinya. Kata-kata dan keteladanan itu tidak berarti apa-apa tanpa ada sandaran dibaliknya. Ya, cukup Allah sandaran kita. Aqidah yang kita miliki, iman kita kepada Allah swt.


0 Responses to “Apa yang bisa kulakukan untuk islam?”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: