22
Jun
08

GHORQOD: MysTeRy RevEaLed

“Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum muslimin memerangi kaum Yahudi, lalu membunuh mereka, sehingga seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon berkata: Hai Muslim! Hai hamba Allah! Ini Yahudi di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia! Kecuali pohon ghorqod, maka itu adalah dari pohon-pohonnya orang Yahudi. ” (HR Muslim VII/188, Bukhari IV/51, Lu’lu’ wa al-Marjan III/308)

Dari Abi Hurairah ra. bahwa Nabi SAW bersabda, “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian (muslimin) memerangi Yahudi, kemudian batu berkata di belakang Yahudi, “Wahai muslim, inilah Yahudi di belakangku, bunuhlah!” (HR Bukhari dan Muslim dalam Shahih Jami’ Ash-Shaghir no. 7414)

Sudah lama orang2 yang membaca hadist2 yang tidak diragukan kesahihannya ini bertanya2, bagaimana Yahudi bisa berperang melawan umat Islam? Seperti terekam sejarah, Yahudi sebagai sebuah bangsa telah kocar-kacir dan terdiaspora ke berbagai tempat di bumi setelah kerajaan terakhirnya di Kanaan (Palestina sekarang) diserang kerajaan Babilonia. Dari masa Rasulullah saw era Madinah sampai kekhalifahan terakhir Turki Usmani di seperempat awal abad keduapuluhpun, Yahudi tetap menjadi minoritas. Mereka hidup aman dibawah lindungan pemerintahan Islam. Lalu bagaimana cara kaum Yahudi menggalang kekuatan sampai berani melawan umat Islam?

14 Mei 1948. Langit barat belum memerah ketika seorang lelaki paruh baya membacakan berdirinya sebuah negara bernama Israel. Lelaki itu adalah David Ben Gurion, yang kemudian dipilih menjadi Perdana Menteri Israel pertama. Negara ini didirikan diatas tanah Palestina, yang diklaim sebagai tanah milik Yahudi karena leluhur mereka pernah mendiami wilayah itu tiga milenia silam.

Sejak itu, Yahudi yang selama ini berkelakuan manis berubah menjadi serigala haus darah yang siap memburu orang2 yang merecoki negaranya. Negara Israel yang dirancang oleh Theodore Herzl pada tahun 189 I adalah sebuah negara theokrasi (sesudah Vatikan, Republik Islam Iran, dan Emirat Islam Afghanistan), yang terkait erat dengan ajaran Talmud tentang “Tanah Israel” (Erzt Israel).

Sebelum berdiripun, Israel telah gencar melakukan propaganda untuk merestorasi ‘tanah suci’ Israel, sesuai dengan Bibel, karena pada masa lalu tanah itu hijau ditumbuhi pohon zaitun, pinus, akasia, dll. Turut menghijaukan Israel berarti telah melaksanakan ajaran Bibel, suatu kehormatan tersendiri. Dalam 100 tahun terakhir ini lebih dari 240 juta batang pohon telah ditanam di Israel oleh Keren Kayemet L’Israel (agen kehutanan pemerintah Israel). Israel adalah satu-satunya negara yang menutup abad ke-20 dengan jumlah pohon yang lebih banyak daripada waktu pendiriannya.(1) Setiap orang punya kesempatan untuk menanam pohon sebanyak2nya di Israel. Caranya, mereka harus lebih dulu membeli pohon (bisa pesan online) dari Israel. Satu pohon dijual dengan harga rata2 18 US dolar, dan akan semakin murah jika pohon yang dibeli lebih banyak. Pembeli akan mendapat sertifikat penghargaan dari Israel yang langsung dikirim ke rumah.

Israel menyebutkan pohon yang ditanam adalah sesuai petunjuk Bibel, zaitun, sipres, pinus, carob, dan tamarisk, semua adalah pohon berkayu yang bisa tumbuh di daerah minim hujan. Ada dua versi ghorqod, yaitu yang menyandarkan bahwa ghorqod adalah dari tumbuhan dari jenis Lycium sp, famili Solanaceae, yang punya nama lain boxthorn, desert-thorn, wolfberry, dan goji. Ada juga yang menduga kuat bahwa ghorqod yang dimaksud adalah tumbuhan dengan nama Latin Nitraria retusa (Forssk), tanaman berkayu yang tumbuh di sepanjang Laut merah di Mesir. Ada lima kelompok vegetasi yang tersebar di daerah itu yaitu: Typha domingensis, Zygophillum coccineum – Zilla spinosa, Tamarix nilotica – Zilla spinosa, Nitraria retusa – Zygophillum album dan Nitraria retusa. Nah, pohon inilah yang disinyalir sebagai pohon ghorqod sesuai dengan hadist nabi di awal.

Dalam keyakinan Zionis, sebelum kiamat terjadi, akan datang Messiah yang akan memimpin kaum Yahudi untuk memimpin mereka menaklukkan dunia. Prasyarat turunnya Messiah salah satunya adalah berdirinya kuil Sulaiman yang menurut keyakinan mereka berlokasi tepat di bangunan Al Aqsa. Satu2nya cara untuk mendirikan kuil itu adalah terlebih dulu meratakan Al-Aqsa yang terang saja akan membuat umat Islam di seluruh dunia berang. Bertolak belakang dengan keyakinan itu, Yahudi malah percaya dengan kata2 Muhammad saw, figure yang sangat mereka benci. Sebenarnya Israel sudah mengetahui titik akhir mereka. dan sekuat tenaga mencegah agar takdir itu tidak terjadi.

Yang menjadi persoalan, adakah diantara kita yang termakan iklan Zionis dan turut aktif membuat hutan ghorqod di Israel?

(1) treesfortheholyland.com


4 Responses to “GHORQOD: MysTeRy RevEaLed”


  1. 1 Bida
    January 20, 2009 at 4:48 pm

    baca bagian terakhir saya kok jadi merinding…

    btw terimakasih atas postingnya. benkyou ni narimashita🙂

  2. 2 umi
    April 6, 2009 at 6:21 pm

    doumo arigatou jg buat infox.brkumpulnya orang2 yahudi di negara yg mrk sebut israel akan mempercepat datangx azab bagi mrk la’natullah ‘alaik sbgamn yg termuat dlm bibel.. tinggal kita umat Islam hrs smakin PD dgn Islam dg trus fight in Islam.. Ganbatte ne..AllahuAkbar3x..

    @ umi
    benar mbak Umi, Islam diatas segalanya…. arioato gozaimasu buat kunjungannya…

  3. 3 ucul
    May 29, 2009 at 8:44 am

    Mereka mengetahui kebenaran tapi menyembunyikannya,itulah sifat mereka (yahudi) sehingga dimurkai Allah.
    pertanyaan saya adakah pohon ini di indonesia?

  4. 4 alkalinesky
    June 17, 2009 at 7:58 pm

    @ ucul
    wah mas, saya sendiri belum pernah melihatnya juga..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: