Archive for the 'WorLd Issues' Category

20
Jul
08

Al-Aqsa: Kenangan geLap

Tinggal menghitung mundur beberapa hari lagi dan sampailah kita pada tanggal 27 Rajab, satu hari bersejarah. Yup, enggak salah kalau masih ingat di tanggal itu, 14 abad silam manusia paling mulia sepanjang zaman menembus ruang dan waktu, menghadap Allah dan menerima perintah sholat lima waktu.

Isra’ Mi’raj. Tiap tahun di negeri ini ramai diperingati. Dari pelosok desa sampai pejabat kelas presiden tak akan ketinggalan. Alhamdulillah, umat ini banyak yang sadar akan peristiwa bersejarah ini. Yang jarang nongol di masjid jadi datang ke acara special buat menghadiri pengajian Atau event lain yang digelar buat menyambutnya. Continue reading ‘Al-Aqsa: Kenangan geLap’

22
Jun
08

PemBunUHan TanPa prOSes HuKuM

Mungkin kita sudah bosan mendengar berita2 tentang konflik Palestina yang belum juga kelar. Mungkin juga telah muak melihat ratusan meter kubik darah mengguyur tanah dan jalanan disana. Atau sebagian kita berpikir ngapain jauh-jauh menengok mereka. Peperangan itu ada jauh di seberang negeri, lalu apa peduli kita? Bertemu dengan orang-orang itu juga belum pernah, peduli amat. Bukankah wajar jika dalam perang itu terjadi insiden saling bunuh, untuk sebuah pertahanan diri dan mendapat kemenangan? Belum tentu juga mereka sedetikpun memikirkan kita, negeri kita sendiri yang rakyatnya tengah menjerit merasakan harga barang-barang esensial untuk hidup semakin melangit tanpa ada penambahan pendapatan. Jikalau ada pihak yang menang dan kalah, bukannya itu biasa, sama2 terluka. Yang menang bisa tersenyum lega, yang kalah bakal tak henti2nya mengutuk dan mengumpat biadabnya sang pemenang. Seperti Indonesia yang pasti tidak akan menyebut Belanda atau Jepang sang dermawan atau dewa penyelamat karena keduanya pernah menjajah negeri ini. Dan begitulah tradisi perang dalam sejarah, perang selalu menghiasi kehidupan manusia.

Continue reading ‘PemBunUHan TanPa prOSes HuKuM’

22
Jun
08

GHORQOD: MysTeRy RevEaLed

“Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum muslimin memerangi kaum Yahudi, lalu membunuh mereka, sehingga seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon berkata: Hai Muslim! Hai hamba Allah! Ini Yahudi di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia! Kecuali pohon ghorqod, maka itu adalah dari pohon-pohonnya orang Yahudi. ” (HR Muslim VII/188, Bukhari IV/51, Lu’lu’ wa al-Marjan III/308)

Dari Abi Hurairah ra. bahwa Nabi SAW bersabda, “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian (muslimin) memerangi Yahudi, kemudian batu berkata di belakang Yahudi, “Wahai muslim, inilah Yahudi di belakangku, bunuhlah!” (HR Bukhari dan Muslim dalam Shahih Jami’ Ash-Shaghir no. 7414)

Sudah lama orang2 yang membaca hadist2 yang tidak diragukan kesahihannya ini bertanya2, bagaimana Yahudi bisa berperang melawan umat Islam? Seperti terekam sejarah, Yahudi sebagai sebuah bangsa telah kocar-kacir dan terdiaspora ke berbagai tempat di bumi setelah kerajaan terakhirnya di Kanaan (Palestina sekarang) diserang kerajaan Babilonia. Dari masa Rasulullah saw era Madinah sampai kekhalifahan terakhir Turki Usmani di seperempat awal abad keduapuluhpun, Yahudi tetap menjadi minoritas. Mereka hidup aman dibawah lindungan pemerintahan Islam. Lalu bagaimana cara kaum Yahudi menggalang kekuatan sampai berani melawan umat Islam? Continue reading ‘GHORQOD: MysTeRy RevEaLed’

16
May
08

Imunitas Mematikan: Kontroversi Vaksin

Beberapa waktu lalu, saya mendengar dari sebuah acara di radio yang mengatakan bahwa vaksin, sebenarnya adalah bahan ‘buangan’ dari negara2 kaya ke dunia ketiga. Artinya, jika mereka saja ‘membuangnya’, lalu maukah kita bersedia menerima ‘limbah’? Selain itu, menurut saya pemberian vaksin di Indonesia terkesan dipaksakan, setiap tahun ada pekan imunisasi nasional (pin), yang seolah-olah hukumnya wajib. Karena penasaran, saya menelusuri beberapa situs yang bisa dijadikan referensi, dan berikut salah satu hasilnya…


Why You Should Avoid Taking Vaccines

Dr. James Howenstine, MD.

Dr. James R. Shannon, former director of the National institute of health declared, “the only safe vaccine is one that is never used.”
Cowpox vaccine was believed able to immunize people against smallpox. At the time this vaccine was introduced, there was already a decline in the number of cases of smallpox. Japan introduced compulsory vaccination in 1872. In 1892 there were 165,774 cases of smallpox with 29,979 deaths despite the vaccination program. A stringent compulsory smallpox vaccine program, which prosecuted those refusing the vaccine, was instituted in England in 1867. Within 4 years 97.5 % of persons between 2 and 50 had been vaccinated. The following year England experienced the worst smallpox epidemic[1] in its history with 44,840 deaths. Between 1871 and 1880 the incidence of smallpox escalated from 28 to 46 per 100,000. The smallpox vaccine does not work. Continue reading ‘Imunitas Mematikan: Kontroversi Vaksin’

16
May
08

Momentum Kebangkitan Nasional yang Memalukan!

eramuslim.com

Di berbagai media, di tengah kesulitan hidup yang kian melilit rakyat, di tengah kemiskinan yang kian menjadi, di tengah keputus-asaan rakyat banyak yang kian membuncah, di tengah himpitan kemelaratan, di tengah pesta korupsi dan mark-up anggaran negara (baca: uang rakyat) yang dilakukan para pejabat negara, memasuki bulan Mei 2008 bangsa ini dicekoki dengan ‘Momentum 1 Abad Kebangkitan Nasional’. Hal ini tentunya dikaitkan dengan berdirinya organisasi Boedhi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908.

Jika salah satu syair dari Taufiq Ismail berjudul “Malu Aku Jadi Orang Indonesia’, maka sekarang ini judul syair tersebut bertambah relevan. Betapa memalukannya sebuah bangsa yang katanya besar ternyata masih saja salah menetapkan tonggak kebangkitannya sendiri. Dan parahnya, hal ini ternyata didukung oleh tokoh-tokoh dan partai Islam yang seharusnya menjadi agen pencerahan bangsa.

Misal salah satunya, sebuah partai politik Islam besar akhir April lalu memasang sebuah iklan hitam putih seperempat halaman di sebuah harian ternama nasional. Continue reading ‘Momentum Kebangkitan Nasional yang Memalukan!’