Posts Tagged ‘Add new tag

20
Jul
08

Cerita Ayah

Sebelum kami tidur ayah…

Dulu ada padang dan lembah subur, menghijau permukaannya tertutup rumput dan barisan pohon2 berkayu tinggi menjulang. Belukar menjadi tempat kesenangan herbivore memungut daun2 segar..mengundang kambing-kambing yang kelaparan. What a sight! Tetesan liur pemangsa pun bercucuran. Harimau belang mendekat, mengintai dan siap menubruk dan memamah diantara kambing yang lemah. Insting tanda bahaya membisiki mereka tuk lari menyelamatkan diri. Continue reading ‘Cerita Ayah’

22
Jun
08

PemBunUHan TanPa prOSes HuKuM

Mungkin kita sudah bosan mendengar berita2 tentang konflik Palestina yang belum juga kelar. Mungkin juga telah muak melihat ratusan meter kubik darah mengguyur tanah dan jalanan disana. Atau sebagian kita berpikir ngapain jauh-jauh menengok mereka. Peperangan itu ada jauh di seberang negeri, lalu apa peduli kita? Bertemu dengan orang-orang itu juga belum pernah, peduli amat. Bukankah wajar jika dalam perang itu terjadi insiden saling bunuh, untuk sebuah pertahanan diri dan mendapat kemenangan? Belum tentu juga mereka sedetikpun memikirkan kita, negeri kita sendiri yang rakyatnya tengah menjerit merasakan harga barang-barang esensial untuk hidup semakin melangit tanpa ada penambahan pendapatan. Jikalau ada pihak yang menang dan kalah, bukannya itu biasa, sama2 terluka. Yang menang bisa tersenyum lega, yang kalah bakal tak henti2nya mengutuk dan mengumpat biadabnya sang pemenang. Seperti Indonesia yang pasti tidak akan menyebut Belanda atau Jepang sang dermawan atau dewa penyelamat karena keduanya pernah menjajah negeri ini. Dan begitulah tradisi perang dalam sejarah, perang selalu menghiasi kehidupan manusia.

Continue reading ‘PemBunUHan TanPa prOSes HuKuM’

24
May
08

Retakan Asa

LAYU. Segala rasa itu mekar sesaat. Seiring berlalunya waktu
AIR. Kini telah menjadi uap. Karena diri ini bukan milikku.
Pada yang menguasainya hati ini ingin selalu bertaut.
Jiwa. Pada yang membisikkan kebaikan ia kan bersandar.
Akal. Akan selalu mencari kebenaran.
Jasad. Tak mampu mengangkangi nurani.
Jiwa yang berkelana. Mencari pusat dari segalanya.
Pilu. Continue reading ‘Retakan Asa’

16
May
08

Momentum Kebangkitan Nasional yang Memalukan!

eramuslim.com

Di berbagai media, di tengah kesulitan hidup yang kian melilit rakyat, di tengah kemiskinan yang kian menjadi, di tengah keputus-asaan rakyat banyak yang kian membuncah, di tengah himpitan kemelaratan, di tengah pesta korupsi dan mark-up anggaran negara (baca: uang rakyat) yang dilakukan para pejabat negara, memasuki bulan Mei 2008 bangsa ini dicekoki dengan ‘Momentum 1 Abad Kebangkitan Nasional’. Hal ini tentunya dikaitkan dengan berdirinya organisasi Boedhi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908.

Jika salah satu syair dari Taufiq Ismail berjudul “Malu Aku Jadi Orang Indonesia’, maka sekarang ini judul syair tersebut bertambah relevan. Betapa memalukannya sebuah bangsa yang katanya besar ternyata masih saja salah menetapkan tonggak kebangkitannya sendiri. Dan parahnya, hal ini ternyata didukung oleh tokoh-tokoh dan partai Islam yang seharusnya menjadi agen pencerahan bangsa.

Misal salah satunya, sebuah partai politik Islam besar akhir April lalu memasang sebuah iklan hitam putih seperempat halaman di sebuah harian ternama nasional. Continue reading ‘Momentum Kebangkitan Nasional yang Memalukan!’