Posts Tagged ‘ukhuwah

24
May
08

LAUNCHING FORUM RISALAH PAGI MQ SOLO: MENGGALI POTENSI UKHUWAH, SIAP MENYONGSONG KEBANGKITAN ISLAM

Kita harus bersatu dalam perjuangan Islam

Kita harus berpadu demi kebangkitan Islam

Apabila Islam dihinakan, apa yang akan kita lakukan

Apabila Islam dijatuhkan, tugas kita adalah berjihad

Tugas kita adalah berjuang

Bangkitlah, mari berjuanglah, kobarkan jihad di jalan-Nya

Bangkitlah jangan engkau ragu, ingatlah surga menantimu

(Bait Perjuangan Shoutul Harokah)

Jum’at, 23 Mei 2008, raja siang masih setia menerangi bumi. Selepas shalat Jum’at, ribuan jamaah putra dan putri telah memenuhi area Masjid Agung Surakarta. Siang itu akan digelar launching Forum Ukhuwah Risalah Pagi (FURP) MQ FM Solo. Risalah Pagi sendiri merupakan sebuah forum interaksi antar pendengar MQ dan narasumber yang membahas beragam isu hangat yang berkembang di tengah masyarakat, dengan semboyan ‘mencari solusi, santun dan tidak menghakimi.’ Seperti yang diungkapkan Bpk Jurianto, SH., alias Ustad Sastro Tegar yang terpilih sebagai ar-rais/rajul, ketua forum ini, dari interaksi harian itu, terjalinlah rasa kebersamaan, keprihatinan, semangat, dan tekad untuk mengembangkan forum ini, agar tidak hanya kata yang berbicara, tapi ada langkah konkrit yang diharapkan bisa memberi kontribusi positif bagi bangsa Indonesia umumnya, wa bil khusus, bagi umat Islam yang tengah terpuruk. Sangat bisa dimaklumi jika masyarakat yang hadir begitu banyak dan antusias, dari berbagai elemen masyarakat dan pergerakan Islam, acara ini menghadirkan orator dua tokoh handal Solo, Ustad Abu Bakar Baasyir dan Dr. Mu’inudinillah Basri, MA’, dengan tema menarik, potensi ukhuwah dan kebangkitan Islam.

Satu hal yang harus diingat, umat Islam memiliki satu hal yang tidak bisa dilawan: ukhuwah, Islam bersatu tidak akan terkalahkan. Itulah satu hal yang ditakuti oleh umat lain. Berikut adalah ringkasan dari orasi yang disampaikan oleh kedua pembicara tersebut.. yang subhanallah, membuat mata bermendung lalu tumpahlah hujan air mata.. Continue reading ‘LAUNCHING FORUM RISALAH PAGI MQ SOLO: MENGGALI POTENSI UKHUWAH, SIAP MENYONGSONG KEBANGKITAN ISLAM’

16
Apr
08

Boleh Cinta, Jangan Cinta Buta

Oleh: Muhammad Nuh

dakwatuna.com – “Seseorang sejalan dan sealiran dengan kawan akrabnya, maka hendaklah kamu berhati-hati dalam memilih kawan setia.” (HR. Ahmad)

Maha Agung Allah yang telah menganugerahkan jiwa-jiwa persaudaraan buat seorang mukmin. Ada kebahagiaan tersendiri ketika hidup dengan banyak teman dan saudara seiman. Mungkin, itulah di antara bentuk keberkahan.

Namun, tidak semua pertemanan berujung kebaikan. Perlu kiat tersendiri agar niat baik pun menghasilkan yang baik.

Mengenali teman dengan baik

Islam adalah agama yang santun. Seperti itulah ketika Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa mendahului salam. Mendahului salam sangat dianjurkan Rasulullah saw., kepada yang kita kenal atau belum: “…berilah salam kepada orang yang kamu kenal dan orang yang belum kamu kenal.” (Muttafaqun ‘Alaih)

Dari salam inilah hal pertama yang bisa didapat dari calon teman adalah muslimkah dia. Paling tidak, ada gambaran sejauh mana tingkat keislaman orang itu. Karena seorang muslim yang baik paham kewajiban menjawab salam.

Setelah saling berbalas salam, jalinan perkenalan dirangsang dengan mengenalkan diri si pemberi salam terlebih dahulu. Dari situlah tukar informasi diri berlangsung lancar. Dan senyum merupakan ungkapan tersendiri yang mensinyalkan rasa persaudaraan dan perdamaian. Rasulullah saw. bersabda, “Jiwa-jiwa manusia ibarat pasukan. Bila saling mengenal menjadi rukun dan bila tidak saling mengenal timbul perselisihan.” (HR. Muslim)

Namun, satu momen perkenalan itu jelas belum cukup. Continue reading ‘Boleh Cinta, Jangan Cinta Buta’